SMARTSURABAYA.COM – Sebanyak 18 sekolah rakyat (SR) permanen di Jawa Timur akan segera menggelar masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Saat ini, pendaftaran calon siswa baru untuk SR di Jatim masih dibuka.
“Kalau sekolah rakyat di Jawa Timur yang permanen (punya bangunan sendiri) itu ada 18 SR, yang rintisan ada 11. Saat ini masih bisa mendaftar untuk calon siswa, dengan syarat masuk desil satu dan desil dua,” kata Kepala Dinas Sosial Jatim Restu Novi Widiani di Surabaya, Rabu (22/7/2026).
Ke-18 SR permanen di Jatim berada di Kota Surabaya, Kota Blitar, Kota Pasuruan, Kota Kediri, Banyuwangi, Gresik, Jember, Jombang, Kabupaten Kediri, Kabupaten Madiun, Kabupaten Malang, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Kabupaten Pasuruan, Sampang, Trenggalek, dan Tuban.
Novi mengungkap MPLS serentak untuk sekolah rakyat akan dilaksanakan pada 31 Juli mendatang. Masih ada waktu sekitar 8 hari untuk calon siswa mendaftar.
“Masih ada kuota, rata-rata untuk rombongan belajar (rombel) sekolah dasar (SD) masih ada yang belum terisi penuh. Kalau untuk rombel SMP dan SMA rata-rata kuotanya sudah terisi penuh,” jelasnya.
“Yang sudah penuh itu sekolah rakyat di Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan. Di daerah lain masih ada kuotanya. Kalau mau mendaftar tapi bukan dari desil satu atau dua namun benar-benar dari keluarga tidak mampu, bisa menghubungi dinsos setempat, kemudian akan dilakukan verifikasi oleh BPS untuk benar-benar menentukan status desilnya,” tambahnya.
Novi menyebut saat ini pembangunan gedung SR permanen di 18 daerah Jatim sudah mencapai 97%. Ia yakin saat 31 Juli 2026 nanti seluruh fasilitas telah siap.
“Sebenarnya pembelajarannya targetnya 14 Juli kemarin untuk MPLS. Tetapi, ada beberapa SR yang tidak bisa beroperasi saat itu karena fisik sekolah belum selesai. Sekarang pembangunan di angka 97 persen,” jelasnya.
“Sebenarnya sudah ada yang MPLS dari 18 SR permanen itu, yakni di Kabupaten dan Kota Kediri serta Jember. Sisanya nanti di 31 Juli MPLS serentak, kemudian Agustus kesamaptaan,” tandasnya.
Sumber: detikjatim
