SMARTSURABAYA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan, Jawa Timur, memastikan proyek pembangunan Sekolah Rakyat terus dipantau menjelang dimulainya kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun ajaran baru.
Pasalnya, progres fisik sekolah yang masuk dalam program prioritas nasional tersebut masih mencapai 87 persen, sementara pelaksanaan penerimaan siswa baru untuk SR telah dilaksanakan.
“Kami terus memantau perkembangan progres pembangunan Sekolah Rakyat. Karena pelaksanaan penerimaan calon siswa baru sudah hampir selesai,” ujar Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, Kamis (9/7/2026).
Adi menceritakan, pihaknya bersama dinas terkait sudah melakukan pemantauan terhadap pembangunan SR yang mencapai 87 persen pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Dia ingin memastikan seluruh tahapan konstruksi berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan yakni pada 30 Juli 2026.
Di sisi lain, para calon siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA sedang menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari tahapan seleksi.
“Proses rekrutmen siswa sudah hampir selesai, untuk itu sarananya (SR) juga harus dipastikan sudah layak ditempati sehingga proses belajar dapat tepat waktu,” kata Adi.
Sekolah Rakyat yang berdiri di atas lahan seluas sekitar 7,3 hektare ini nantinya akan dilengkapi dengan ruang belajar modern, gedung asrama, serta berbagai sarana pendukung lainnya. Seperti lapangan dan sarana ibadah.
Sementara itu, kuota di SR ini nantinya dapat menampung sekitar 1.000 siswa yang terdiri dari tiga rombel (rombongan belajar) setiap jenjang pendidikan.
“Yang kami siapkan bukan hanya bangunannya, tetapi juga proses transisi menuju operasional sekolah. Infrastruktur fisik harus selesai, sementara kesiapan sosial dan proses pembelajaran juga harus berjalan beriringan,” ujar Adi.
Lebih lanjut, Adi menambahkan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam memperluas akses pendidikan berkualitas, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan di Kota Pasuruan.
Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk mengawal dan mendukung pelaksanaan program tersebut hingga tuntas.
“Kami berharap seluruh proses berjalan sesuai rencana sehingga ketika dibuka nanti, Sekolah Rakyat sudah siap memberikan layanan pendidikan secara maksimal,” pungkasnya.
Sumber: kompas.com
