SMARTSURABAYA.COM – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan IdeaFest Surabaya 2026 yang berlangsung pada 7-8 Agustus 2026 menjadi salah satu manifestasi dari berkembangnya ekosistem kreatif dan inovasi di Surabaya serta Jawa Timur
“Kehadiran IdeaFest di Surabaya menunjukkan bahwa daerah tersebut memiliki talenta dan pelaku industri kreatif yang mampu menjadi bagian penting dalam ekosistem ekonomi kreatif,” katanya usai pembukaan IdeaFest Surabaya 2026 yang mengusung tema The Next Leap di Grand City Surabaya, Jumat.
Menurut Emil, kehadiran IdeaFest di Surabaya menunjukkan bahwa daerah tersebut memiliki talenta dan pelaku industri kreatif yang mampu menjadi bagian penting dalam ekosistem ekonomi kreatif.
“Kalau Surabaya belum punya bibit-bibitnya, tidak mungkin IdeaFest diadakan di sini. Atau kalaupun diadakan di sini, pasti pembicaranya diimpor semua dari luar Jawa Timur,” kata Emil.
Dia menyebut jumlah pembicara dan sesi dalam IdeaFest Surabaya 2026 meningkat signifikan dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.
Pada tahun lalu, IdeaFest SUB menghadirkan sekitar 100 pembicara dalam 80 sesi. Tahun ini jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 200 pembicara dengan 120 sesi,” tuturnya.
Emil menilai keberhasilan IdeaFest tidak hanya ditentukan oleh banyaknya pembicara yang dihadirkan, tetapi juga antusiasme masyarakat untuk datang dan menyerap berbagai gagasan yang disampaikan.
“Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat dan bisa mengembangkan perekonomian di Jawa Timur,” ujarnya.
Co-Chair IdeaFest Ben Subiakto mengatakan IdeaFest bukan sekadar ruang mencari inspirasi, tetapi tempat ide bertemu eksekusi.
“IdeaFest kini berkembang menjadi platform kolaborasi lintas sektor, mempertemukan kreator, enterpreneur, komunitas, hingga pemimpin industri,” ujar Ben.
Ben mengaku antusias melihat pertumbuhan industri kreatif, terutama di kalangan anak muda.
Menurutnya, penyelenggaraan perdana tahun lalu menghadirkan kejutan besar dengan antusiasme tinggi dari peserta.
“Banyak kelas penuh, antrean panjang. Ini menunjukkan kebutuhan ruang belajar seperti ini sangat besar,” ujarnya.
Sumber: antarajatim
