SMARTSURABAYA.COM – Pemkot Surabaya bersama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Bangga Surabaya Peduli (BSP) menggelar khitanan kepada 280 anak di kota setempat.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Sabtu, mengatakan khitan massal ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial serta implementasi nilai gotong royong dalam program Kampung Pancasila.
“Ada seorang bapak yang cerita, anaknya ingin sunat sejak kelas 3 SD tapi baru terealisasi di kelas 4 ini karena terkendala biaya,” katanya.
Ia mengapresiasi peran DWP Kota Surabaya yang menjadi ujung tombak suksesnya acara sosial tahunan ini karena sinergisitas antara perangkat daerah (PD), DWP, hingga PKK sangat krusial dalam menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Dharma Wanita ini adalah ujung tombak. Apakah pemkot itu menjadi baik atau mengerjakan hal-hal yang baik, ujung tombak adalah istri-istri dari pegawai negeri di lingkungan Pemkot Surabaya,” katanya.
Ketua DWP Kota Surabaya Dameria Triana Ambuwaru melaporkan bahwa kegiatan tahunan ini bertujuan untuk membantu masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kesehatan anak-anak sejak dini.
“Momentum kemerdekaan kami maknai bukan sekadar peringatan, tetapi juga kesempatan memperkuat semangat kepedulian dan gotong royong. Membangun generasi masa depan bukan hanya tentang pendidikan, melainkan juga memastikan mereka tumbuh dalam kondisi yang sehat,” ujar Dameria.
Ia menjelaskan, pelaksanaan khitan massal ini berlangsung mulai pukul 06.30 WIB dengan melibatkan sekitar 105 tenaga medis dari RSUD dr. Soewandhie, RSUD Eka Candrarini (EC), Puskesmas Sukomanunggal.
“Dengan sinergi ini, kami menargetkan proses khitan untuk 280 anak bisa selesai pada siang hari,” katanya.
Sumber: antarajatim
