SMARTSURABAYA.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Surabaya telah mengecek kondisi anak 5 tahun yang viral disebut dibawa ayahnya serta diajak mengemis sejak Maret 2026. Anak itu disebut dalam kondisi sehat dan masih bersekolah.
“Sudah. Ke sekolahnya tadi juga sudah,” kata Kepala DP3APPKB Surabaya Ida Widayati, Jumat (31/7/2026).
Ida menyebut anak tersebut saat ini masih tinggal bersama ayahnya di sebuah kos. Dia menyebut kondisi anak dalam keadaan baik.
“Baik-baik aja. Enggak apa-apa. Tadi sekolah juga,” ujarnya.
Meski demikian, Ida mengatakan pihaknya menilai pola pengasuhan ayah terhadap anak tersebut belum tepat.
“Cuman memang belum tepat bila (bila dilihat dari) pola pengasuhan bapaknya,” tuturnya.
Ida mengatakan pihaknya masih menunggu klarifikasi terkait sejumlah informasi yang disampaikan ibu anak tersebut. Salah satunya soal dugaan anak diajak mengamen atau mengemis.
“Nah, itu (pernyataan ibu dan buktinya) yang masih masih di-clear-kan juga sama Polres,” jelas Ida.
Sebelumnya, Agustin Arimardika (33), warga Bagong Ginayan, Kelurahan Ngagel, Surabaya mengaku masih berupaya mendapatkan kembali anaknya, A (5). Anak itu disebut dibawa mantan suaminya, Sunardi pada awal Maret 2026 dan hingga kini belum dikembalikan.
Kasus itu kemudian viral di media sosial. Agustin mengaku mendapat informasi dari warga yang melihat A di sejumlah tempat. Bahkan, ia mendapat informasi anaknya diduga tidak terurus hingga diduga diajak mengemis.
Sumber: detikjatim
