SMARTSURABAYA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menghadirkan program sterilisasi gratis bagi kucing lokal dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733.
Program tersebut disiapkan khusus bagi warga Surabaya sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan hewan sekaligus upaya pengendalian populasi kucing domestik secara lebih terencana dan manusiawi.
Dalam pelaksanaannya, Pemkot menyediakan kuota terbatas untuk 100 ekor kucing.Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya, Nanik Sukristina, mengatakan bahwa program ini menjadi salah satu langkah nyata Pemkot Surabaya dalam meningkatkan perhatian masyarakat terhadap kesehatan hewan peliharaan, khususnya kucing lokal yang banyak dipelihara warga maupun hidup di lingkungan permukiman.
“Ulang tahun Kota Surabaya makin berkesan kalau kita peduli sama kucing lokal di sekitar kita. Karena itu, kami menghadirkan sterilisasi gratis untuk warga Surabaya,” kata Nanik, Minggu (24/5/2026).
Menurutnya, sterilisasi memiliki banyak manfaat, tidak hanya untuk mengontrol pertumbuhan populasi kucing agar tidak berkembang biak tanpa pengawasan, tetapi juga berdampak baik bagi kondisi kesehatan hewan.
Kucing yang telah disteril biasanya cenderung lebih tenang, lebih sehat, dan memiliki risiko lebih rendah terkena gangguan kesehatan pada organ reproduksi.
Program sterilisasi gratis tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 30 Mei 2026 mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Kegiatan akan dipusatkan di UPT Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Surabaya yang berlokasi di Jalan Ikan Dorang Nomor 15, Perak Barat, Kecamatan Krembangan.
Nanik menjelaskan, seluruh proses sterilisasi nantinya akan ditangani langsung oleh dokter hewan profesional yang telah berpengalaman di bidangnya. Ia juga memperkirakan antusiasme masyarakat cukup tinggi mengingat layanan diberikan secara gratis dengan sistem pendaftaran terbatas atau first come, first serve.
“Seluruh tindakan sterilisasi akan ditangani langsung oleh dokter hewan profesional. Antusiasme masyarakat diperkirakan tinggi karena layanan diberikan secara gratis dengan sistem pendaftaran terbatas atau first come, first serve,” terangnya.
Lebih lanjut, ia menyebut program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara DKPP Surabaya bersama Yayasan Seribu Senyum. Selain itu, kegiatan juga mendapat dukungan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Timur I, Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair), serta Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya.
Kolaborasi berbagai pihak tersebut dinilai menjadi bentuk sinergi dalam meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan hewan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengendalian populasi kucing secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.
“Kolaborasi lintas institusi itu menjadi bentuk sinergi kepedulian terhadap kesejahteraan hewan sekaligus edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengendalian populasi kucing secara bertanggung jawab,” imbuhnya.
Dalam pelaksanaannya, DKPP Surabaya juga menetapkan sejumlah persyaratan bagi warga yang ingin mengikuti program tersebut. Peserta wajib memiliki KTP Surabaya dengan batas maksimal dua ekor kucing untuk setiap KTP.
Selain itu, kucing yang didaftarkan harus merupakan kucing lokal atau domestik dengan usia minimal enam hingga tujuh bulan, dalam kondisi sehat, tidak sedang bunting, dan memiliki berat badan sekurang-kurangnya dua kilogram.
Tak hanya itu, pemilik hewan juga diwajibkan mengikuti akun Instagram @puskeswansby, @dkppsurabaya, dan @seribusenyum.id sebagai bagian dari persyaratan administrasi program.
“Kuota dibagi untuk 30 ekor kucing betina dan 70 ekor jantan. Karena itu, warga diminta segera mendaftar melalui laman pendaftaran https://s.id/sterilgratis_sby,” jelasnya.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait program sterilisasi gratis ini, DKPP Surabaya juga menyediakan layanan kontak person melalui admin Ilham di nomor 0817-329-998.
“Ini bukan sekadar layanan kesehatan hewan, tetapi juga edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kepedulian terhadap anabul dan pengendalian populasi secara bertanggung jawab,” pungkasnya.
Program sterilisasi gratis ini diharapkan tidak hanya membantu menjaga kesehatan kucing peliharaan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya merawat hewan secara baik dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkot Surabaya ingin mendorong terciptanya lingkungan yang lebih sehat, nyaman, dan ramah bagi manusia maupun hewan peliharaan di Kota Pahlawan.
Sumber: Surabaya.go.id
