SMARTSURABAYA.COM – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang tidak biasa terjadi di kawasan Jalan Ngagel Jaya, Gubeng, Surabaya, dan terekam kamera CCTV.
Rekaman tersebut kemudian viral di media sosial karena memperlihatkan pelaku membawa kabur motor milik korban, namun justru meninggalkan motor miliknya sendiri di lokasi kejadian.
Dalam video CCTV tersebut, pelaku diketahui mencuri sepeda motor Honda Beat Street milik korban, sementara motor yang ditinggalkan di area parkir merupakan Honda Scoopy.
Aksi pelaku pun menjadi sorotan karena dianggap seperti sengaja menukar motornya dengan kendaraan korban.
Peristiwa curanmor itu terjadi di sebuah kedai es krim di Jalan Ngagel Jaya, Gubeng, Surabaya, pada Sabtu (16/5/2026) petang. Berdasarkan rekaman CCTV berdurasi 7 menit 33 detik yang diterima surya.co.id, pelaku tampak mengenakan kaus hitam lengan pendek, celana panjang biru, serta topi hitam.
Pelaku datang seorang diri menggunakan motor Honda Scoopy, kemudian memarkirkannya tepat di samping kanan motor korban yang menjadi sasaran pencurian. Setelah memastikan situasi sekitar terlihat sepi, pelaku mulai menjalankan aksinya dengan merusak lubang kunci kontak motor korban.
Tak lama kemudian, motor berhasil dinyalakan dan pelaku langsung membawa kabur kendaraan tersebut meninggalkan lokasi kejadian. Sementara motor Honda Scoopy milik pelaku tetap tertinggal di area parkir kedai.
Korban pemilik motor, perempuan berinisial RFA (25), mengaku baru mengetahui motornya hilang saat hendak pulang kerja. Setelah memeriksa rekaman CCTV, dirinya mendapati bahwa motornya dicuri oleh seorang pria tak dikenal.
Namun, korban juga dibuat heran karena pelaku justru meninggalkan kendaraan lain di lokasi kejadian. Menurutnya, posisi area parkir memang tidak dapat terlihat langsung dari dalam kedai, sehingga keberadaan pelaku tidak disadari oleh para pegawai maupun pengunjung.
“Padahal kondisi kedai sedang tak terlalu ramai, tapi memang kalau dilihat dari dalam gak terlihat kalau ada customer masuk,” ujarnya Kamis, (28/5/2026).
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian hingga belasan juta rupiah. Terlebih, motor Honda Beat Street tersebut dibeli secara tunai sekitar satu tahun lalu.Kasus pencurian itu pun telah dilaporkan korban ke pihak kepolisian setempat. Ia berharap pelaku segera berhasil ditangkap dan motornya dapat ditemukan kembali.
“Setelah itu langsung saya laporkan Polisi, saya bilang juga kalau motornya pelaku ditinggal di tempat kejadian. Alhamdulillah respon polisi sangat cepat dan langsung melakukan olah TKP,” pungkasnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Gubeng Polrestabes Surabaya, Iptu Dwi Susanto, membenarkan bahwa kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. Polisi saat ini juga mendalami motif pelaku yang meninggalkan motornya sendiri di lokasi kejadian.
“Sedang dalam penyelidikan, termasuk menyelidiki motif pelaku menukar motornya dengan motor keluaran terbaru,” ujarnya saat dihubungi awak media.
Kasus curanmor unik ini menjadi perhatian masyarakat karena modus pelaku yang tidak biasa. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, termasuk memastikan keamanan area parkir dan menggunakan kunci pengaman tambahan guna mencegah tindak pencurian kendaraan bermotor.
Sumber: SURYA.co.id
