SMARTSURABAYA.COM – Di tengah khidmatnya peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kepedulian terhadap warga terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) datang dari Jawa Timur. Polda Jatim memberangkatkan belasan ton bantuan logistik beserta personel untuk membantu memenuhi kebutuhan warga di lokasi terdampak.
Pemberangkatan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto bersama jajarannya pada Senin (17/8/2026). Tak hanya bahan pangan dan air minum, bantuan juga dilengkapi dapur lapangan, kendaraan pengolahan air, hingga tim psikologi untuk membantu pemulihan trauma masyarakat.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Jules Abraham Abast mengatakan, bantuan tersebut diberangkatkan sebelum pelaksanaan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Polda Jatim.
Bantuan yang dikirim berupa berbagai kebutuhan pokok, mulai dari bahan pangan sekitar 11,62 ton, air minum dalam kemasan sebanyak 23.429 liter, serta barang kebutuhan pengungsi sebanyak 853 kodi.
Untuk mendukung proses pengiriman, Polda Jatim mengerahkan sekitar 14 kendaraan yang terdiri dari kendaraan operasional, kendaraan dinas, hingga kendaraan pengangkut dari pihak swasta.
Selain logistik, Polda Jatim juga mengirimkan 2 unit kendaraan dapur lapangan dan 2 unit kendaraan water treatment. Kedua fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan konsumsi sekaligus pengolahan air bagi masyarakat terdampak.
Tak hanya bantuan berupa kebutuhan dasar, Abast memastikan Polda Jatim turut mengirimkan personel untuk memberikan dukungan di lapangan. Diantaranya 1 tim psikologi dari Biro SDM Polda Jatim diterjunkan untuk memberikan layanan trauma healing kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Personel tersebut akan membantu mengawal proses pendistribusian bantuan agar dapat sampai kepada masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran.
“Selain personel dari SDM, kami juga mengirimkan personel Sat Brimob Polda Jatim dan Direktorat Polairud Polda Jatim,” kata Abast dalam keterangannya, Senin (17/8/2026).
Abast menuturkan pengiriman bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas jajaran Polda Jatim terhadap masyarakat NTT yang terdampak bencana. Ia mengapresiasi kepada seluruh pihak yang turut berpartisipasi dalam pengumpulan, penyiapan, hingga pendistribusian bantuan.
“Hal yang paling penting adalah bagaimana bantuan ini dapat cepat sampai, tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat di Nusa Tenggara Timur,” ujar polisi dengan 3 melati di pundaknya itu.
Abast mengungkapkan bantuan tersebut merupakan bagian dari pengiriman yang dilakukan secara bertahap. Meski begitu, ia menyatakan Polda Jatim akan terus mengevaluasi kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak untuk menentukan bantuan lanjutan yang diperlukan.
“Secara bertahap kita akan mengevaluasi kemudian mengirimkan bantuan sebagaimana yang diperlukan dari masyarakat di Nusa Tenggara Timur,” imbuh dia.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di lokasi terdampak.
“Bantuan ini kami harapkan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang ada di Nusa Tenggara Timur,” tutup dia.
Sumber: detikjatim
