Skip to content
Radio Smart Surabaya

Radio Smart Surabaya

Kanal Bisnis dan Ispirasi

  • Streaming
  • Internasional
  • Nasional
  • Bussines Today
  • Daerah
  • Healthy
  • Lifestyle
  • Radio Talkshow
  • Toggle search form
  • Modus Pinjam Motor untuk Beli Makan, Pemuda di Surabaya Bawa Kabur NMax Temannya Daerah
  • Pemkot Surabaya Gelar Operasi Gabungan Dengan Dishub, Tertibkan Kendaraan Umum Daerah
  • Surabaya Matangkan Persiapan Porprov Jatim 2027, Targetkan 250 Medali Emas Daerah
  • Pemkot Surabaya Perkuat Peran Orang Tua Awasi Gawai Anak, Sejalan PP TUNAS Uncategorized
  • Breeding Satwa Sukses, Populasi Komodo Kebun Binatang Surabaya Lampaui 50 Ekor Daerah
  • Dispendik Surabaya Diminta Permudah Laporan Guru Lewat Digitalisasi Daerah
  • Gaungkan Semangat Toleransi, Wako Surabaya Gandeng Pendeta Se-Surabaya Realisasikan “Kampung Pancasila” Daerah
  • Dukung Penggunaan Kendaraan Listrik, Pemkot Surabaya Tambah Fasilitas SPKLU Bussines Today

DPRD Surabaya Minta Lapak Hewan Kurban Tetap Jaga Kebersihan dan Estetika Kota

Posted on May 22, 2026 By Putri Anjelina No Comments on DPRD Surabaya Minta Lapak Hewan Kurban Tetap Jaga Kebersihan dan Estetika Kota

SMARTSURABAYA.COM – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, meminta aparatur kelurahan dan kecamatan lebih aktif melakukan penataan terhadap lapak penjualan hewan kurban yang mulai bermunculan menjelang Hari Raya Idul Adha 2026.

Menurutnya, keberadaan lapak musiman tersebut tetap harus memperhatikan kebersihan lingkungan, kenyamanan warga, serta estetika kota agar tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.

Anas menegaskan bahwa aktivitas perdagangan hewan kurban memang perlu didukung karena menjadi bagian dari perputaran ekonomi masyarakat. Namun di sisi lain, penataan lokasi dan pengelolaan lingkungan tetap harus menjadi perhatian bersama supaya tidak menimbulkan bau menyengat, kemacetan, maupun gangguan sosial lainnya di kawasan permukiman.

“Saya mengapresiasi lapak hewan kurban yang tidak bau dan tidak menggangu estetika kota. Kami dukung ekonomi tetap jalan dan ketertiban kota harus dijaga bersama,” kata Anas, Kamis (21/5/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Anas saat meninjau langsung lapak penjualan hewan kurban milik Pak Gani di kawasan Jalan Nginden Semolo, Surabaya. Dalam kunjungannya itu, ia melihat langsung kondisi lapak sekaligus berdialog dengan pedagang mengenai situasi penjualan menjelang Idul Adha tahun ini.

Pedagang Keluhkan Penjualan Menurun

Dalam kesempatan tersebut, Anas juga mendengarkan keluhan para pedagang terkait kondisi ekonomi yang berdampak pada penjualan hewan kurban. Salah satunya disampaikan oleh Pak Gani, pedagang hewan kurban yang sudah menekuni usaha tersebut selama sekitar 30 tahun.

Menurut Gani, penjualan hewan kurban tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hingga saat ini, jumlah hewan yang terjual masih belum sesuai harapan, meskipun dirinya sudah memiliki banyak pelanggan tetap.

“Tahun ini penjualan menurun karena faktor ekonomi, saat ini baru laku sekitar 60-an ekor. Pembeli yang datang mayoritas pelanggan lama sejak saya masih jualan di Baratajaya dulu. Mendekati hari H masih sepi,” ucap Gani.

Meski penjualan sedang lesu, Gani mengaku tetap berusaha menjaga kenyamanan lingkungan sekitar lapaknya yang berada di kawasan padat penduduk. Ia menyadari bahwa keberadaan lapak hewan kurban di tengah permukiman harus disertai tanggung jawab menjaga kebersihan agar tidak mengganggu warga sekitar.

Untuk mengurangi bau tidak sedap, dirinya rutin membersihkan area kandang dan mengelola limbah maupun kotoran hewan setiap hari. Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas jual beli tetap berjalan tanpa menimbulkan keluhan dari masyarakat sekitar.

“Setiap sore, bekas sisa pakan langsung kami gunakan untuk menutupi kotoran hewan agar mengurangi bau tajam. Yang paling utama adalah kami pamit, permisi dan selalu kula nuwun dengan warga sekitar,” jelas Gani.

Melihat upaya pedagang dalam menjaga lingkungan, Anas Karno menilai aparatur pemerintah di tingkat kelurahan dan kecamatan juga harus hadir memberikan pendampingan langsung di lapangan.

Menurutnya, peran pemerintah tidak hanya sebatas mengurus administrasi atau izin lokasi, tetapi juga memastikan penataan lapak berjalan tertib dan tidak memicu polemik di masyarakat.

Ia menegaskan ada beberapa hal penting yang perlu menjadi perhatian bersama selama penjualan hewan kurban berlangsung, di antaranya:

  • Penempatan lapak diminta tidak menggunakan badan jalan agar arus lalu lintas dan aktivitas warga tetap berjalan lancar.
  • Pengelolaan limbah dan kotoran hewan harus dilakukan sejak awal guna mengurangi bau serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
  • Saluran air di sekitar lokasi lapak harus tetap berfungsi dengan baik agar tidak memicu genangan maupun pencemaran lingkungan.
  • Aparatur kelurahan dan kecamatan diharapkan turun langsung melakukan pemetaan kondisi lapangan sekaligus mendampingi pedagang selama aktivitas penjualan berlangsung.

Anas juga menegaskan bahwa keberadaan lapak hewan kurban memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat menjelang Idul Adha.

Karena itu, pemerintah perlu hadir memberikan perhatian kepada pedagang kecil agar usaha mereka tetap berjalan dengan baik. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa dukungan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat tetap harus diimbangi dengan kepatuhan terhadap aturan serta penataan kota yang baik.

“Keberadaan lapak membantu ekonomi masyarakat. Kelurahan harus hadir memberikan atensi, bukan hanya soal izin lokasi. Penempatan lapak tidak memakan badan jalan, saluran air tetap berfungsi, dan pengelolaan limbahnya beres sejak awal,” tutur Anas.

Anas Karno optimistis pelaksanaan Idul Adha di Surabaya tahun ini dapat berjalan aman, tertib, dan nyaman apabila ada sinergi yang baik antara pedagang, warga, serta pemerintah di tingkat wilayah.

Menurutnya, keseimbangan antara aktivitas ekonomi rakyat kecil dan ketertiban kota harus dijaga bersama secara disiplin agar suasana lingkungan tetap nyaman bagi seluruh masyarakat.

“Pedagang kecil harus kami dukung agar tetap berdaya, namun aturan hukum dan estetika kota Surabaya juga wajib kita jaga bersama secara disiplin,” kata Anas.

Di akhir keterangannya, Anas berharap seluruh pihak dapat saling bekerja sama menjaga ketertiban dan kebersihan selama musim penjualan hewan kurban berlangsung. Dengan penataan yang baik, aktivitas ekonomi masyarakat tetap bisa berjalan tanpa mengesampingkan kenyamanan lingkungan dan wajah Kota Surabaya.

Sumber: Surya.co.id

Bussines Today, Daerah, News Update, Ordinary News Tags:Anas Karno, DPRD Surabaya, Estetika Kota, Hewan Kurban, Idul Adha 2026, Jawa Timur, Kebersihan Lingkungan, Lapak Kurban, Pedagang Kurban, Surabaya

Post navigation

Previous Post: Teriakan Minta Tolong Pecah Pada Dini Hari, Juragan Toko Emas di Surabaya Dirampok
Next Post: Indomobil eMotor Luncurkan QT dan QT Pro di Surabaya, Bidik Mobilitas Warga Perkotaan

Related Posts

  • Satu Data Satu Peta, Langkah Surabaya Wujudkan Kesehatan Berbasis Data Daerah
  • Baru Sehari Kerja, ART di Surabaya Diduga Bawa Kabur Emas dan Uang Dolar Majikan Daerah
  • Lima Siswa Dirawat Usai Diduga Keracunan MBG, Pemkot Surabaya Lakukan Investigasi Daerah
  • Wako Surabaya Apresiasi Pelaku Usaha, Serap 1.200 Tenaga Kerja Lokal Daerah
  • Program ASRI Jadi Strategi Baru Pemkot Surabaya Wujudkan Kantor Pelayanan Nyaman Daerah
  • Pemkot Surabaya Tertibkan Pasar Simorejo Timur, Bangunan Ilegal Dibongkar Daerah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Alamat Redaksi : Kupang Gunung Timur V Raya no 9A Surabaya

Alamat Studio : Lobby Area Tribun Pekanbaru Jalan Imam Munanadar No. 383 Pekanbaru Kontak Studio : 0811 757 1018

Kontak Kerjasama : Didin 0816-5451-719

  • Tiga Kloter Haji Surabaya Resmi Diberangkatkan, Pelayanan Dinilai Makin Efisien Daerah
  • Dispendik Surabaya Diminta Permudah Laporan Guru Lewat Digitalisasi Daerah
  • Pemkot Surabaya Siapkan Rusunami Terjangkau untuk Gen Z Bussines Today
  • SK Dewan Kebudayaan Surabaya 2026–2029 Resmi Diserahkan di Rumah Dinas Wali Kota Daerah
  • Surabaya Vaganza 2026 Resmi Digelar, Masuk KEN dan Tarik Ribuan Pengunjung Daerah
  • Sistem Terintegrasi Surabaya Tekan Warga Penunggak Nafkah, Layanan Publik Dibatasi Daerah
  • Kick Off Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Surabaya Perkuat Basis Data untuk Kebijakan Tepat Sasaran Daerah
  • Perluas Akses Pendidikan, Surabaya Siapkan Tiga PAUD Negeri Baru untuk MBR Daerah

Copyright © 2026 Radio Smart Surabaya.

Powered by PressBook News WordPress theme

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by