SMARTSURABAYA.COM – Persebaya Surabaya menerima kabar positif menjelang pertandingan menghadapi Persita Tangerang yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (4/4/2026).
Kabar baik tersebut datang dari lini depan, di mana striker asing asal Brasil, Bruno Paraiba, menyatakan kesiapannya untuk kembali bermain setelah cukup lama absen akibat cedera. Kehadirannya diharapkan dapat menambah kekuatan tim yang sebelumnya sempat kehilangan sosok penyerang utama.
Bruno mengungkapkan bahwa kondisi fisiknya kini semakin membaik seiring dengan proses pemulihan yang dijalaninya. Ia menegaskan bahwa saat ini dirinya terus berupaya mencapai kondisi terbaik agar dapat kembali tampil maksimal bersama tim.
“Saya merasa lebih sehat. Saya sedang berusaha mencapai kondisi terbaik dan melakukan segalanya untuk kembali sepenuhnya,” ujarnya dikutip SURYA.co.id dari laman Persebaya.
Meskipun sudah menunjukkan perkembangan positif, Bruno mengakui bahwa proses pemulihannya masih berlangsung. Oleh karena itu, ia menaruh fokus utama pada peningkatan kebugaran agar mampu bermain secara konsisten sepanjang pertandingan tanpa kendala fisik.
Hal ini menjadi penting mengingat peran striker sangat krusial dalam menjaga ritme serangan tim. Jika melihat catatan statistik, Bruno sejauh ini baru mencatatkan dua penampilan bersama Bajol Ijo.
Ia tampil dalam pertandingan melawan PSIM Yogyakarta dan Borneo FC, dengan kontribusi satu gol dari total tiga percobaan tembakan. Catatan tersebut menunjukkan potensi yang dimilikinya, meskipun belum mendapatkan banyak kesempatan bermain akibat cedera.
Setelah laga melawan PSIM, Bruno harus menepi selama enam pertandingan karena cedera yang dialaminya. Kini, dengan kondisi yang mulai pulih, ia menegaskan komitmennya untuk kembali memberikan kontribusi maksimal bagi tim.
“Saya siap bermain dan membantu semaksimal mungkin. Tujuan saya adalah memberikan yang terbaik,” tegasnya.
Selain itu, Bruno juga menyampaikan harapannya untuk kembali mencetak gol saat menghadapi Persita. Namun, ia menegaskan bahwa kepentingan tim tetap menjadi prioritas utama dibandingkan pencapaian pribadi.
“Saya ingin menang dan membantu tim. Itulah cara saya bermain. Saya berharap kami bisa menang bersama,” tandasnya.
Kehadiran Bruno Paraiba menjadi tambahan kekuatan yang sangat penting bagi lini depan Persebaya yang sebelumnya mengalami kekurangan penyerang murni.
Dalam beberapa pertandingan terakhir, tim harus beradaptasi tanpa striker utama, sehingga kembalinya Bruno diharapkan dapat meningkatkan efektivitas serangan sekaligus memperbaiki performa tim secara keseluruhan.
Pertandingan antara Persebaya dan Persita sendiri akan berlangsung pada Sabtu, 4 April 2026, dalam lanjutan Super League pekan ke-26. Laga ini menjadi sangat krusial bagi kedua tim karena sama-sama memiliki ambisi untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara.
Saat ini, Persebaya berada di peringkat ketujuh dengan raihan 39 poin. Mereka hanya terpaut dua poin dari Persita yang menempati posisi kelima dengan 41 poin.
Kondisi ini membuat pertandingan menjadi semakin penting karena berpotensi mengubah peta persaingan di papan tengah klasemen. Apabila Bajol Ijo berhasil meraih kemenangan, mereka akan mengoleksi 42 poin dan berpeluang menggeser posisi Persita.
Namun demikian, persaingan tidak hanya melibatkan kedua tim tersebut, karena Bhayangkara Presisi juga memiliki peluang untuk naik peringkat jika mampu mengalahkan Persija Jakarta.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menekankan bahwa fokus utama tim saat ini adalah memperbaiki keseimbangan antara lini pertahanan dan serangan. Dalam dua pertandingan terakhir, Persebaya tercatat kebobolan tujuh gol dan hanya mampu mencetak tiga gol, yang menunjukkan adanya kelemahan yang harus segera dibenahi.
Di sisi lain, Persita Tangerang datang dengan performa yang cukup impresif. Dalam dua laga terakhir, mereka berhasil mencetak delapan gol, yang menunjukkan ketajaman lini serang tim tersebut.
Pelatih Persita, Carlos Pena, menegaskan bahwa disiplin dan rasa tanggung jawab menjadi kunci utama dalam menjaga konsistensi permainan tim.
“Pertama-tama, sebelum motivasi, ada tanggung jawab dan disiplin. Setiap orang dalam skuat benar-benar berkomitmen untuk berjuang meraih 3 poin di setiap pertandingan,” kata Pena.
Namun demikian, Persita juga menghadapi tantangan tersendiri di luar lapangan. Kondisi kandang mereka di Indomilk Arena dilaporkan mengalami kerusakan akibat puting beliung, sehingga tim harus memikirkan solusi untuk pertandingan kandang berikutnya sambil tetap menjaga performa di kompetisi.
Bagi Persebaya, kembalinya Bruno Paraiba menjadi harapan besar untuk meningkatkan daya gedor tim. Ketajaman striker asal Brasil tersebut diharapkan mampu mendongkrak moral pemain sekaligus membantu Bajol Ijo kembali ke jalur kemenangan dalam persaingan yang semakin ketat.
Sumber: SURYA.co.id
