SMARTSURABAYA.COM – Seekor hiu paus terekam dalam video salah satu pemancing di bawah kaki Jembatan Suramadu, Jawa Timur. Diduga, hiu paus tersebut sedang bermigrasi dan mencari makan di sekitar wilayah tersebut.
Perekam video, Abdul Malik, mengatakan bahwa penampakan hiu paus itu direkam pada 19 Juli 2026. Saat itu, dia sedang memancing di bawah Jembatan Suramadu dan melihat hiu paus.
“Itu ada tutulnya dan mondar mandir bergerak. Itu hanya satu ekor,” ujar Malik, Kamis (30/7/2026).
Dia mengatakan, ukuran hiu paus itu cukup besar. Bahkan, melebihi ukuran perahu nelayan yang biasa digunakan di pesisir Selat Madura.
“Lebih besar dari perahu, makanya saat lihat itu saya takjub sekali,” katanya.
Malik mengaku, selama dia memancing di wilayah tersebut, baru pertama kali melihat hiu paus. Namun, dia menduga hiu paus akan kerap melintas karena di lokasi itu terdapat banyak makanan.
“Banyak udang kecilnya di bawah Suramadu mungkin karena itu hiu pausnya ke sana,” ungkapnya.
Sementara itu, Ahli Biologi Laut sekaligus dosen Program Studi Kelautan, Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Insafitri, mengatakan bahwa hiu paus atau hiu tutul biasa akan mencari makan berpencar dengan kelompoknya.
“Mereka lebih suka cari makan sendiri, tapi kadang kalau ketersediaan makanan melimpah mereka akan berkelompok,” katanya.
Insa juga menyampaikan, hiu paus akan hidup di perairan yang hangat dan dangkal yang luas. Biasanya, ikan bertubuh besar ini akan melintas di Selat Madura untuk bermigrasi dan mencari makan.
“Mereka makannya secara filter feeder makannya plankton, seperti kril, udang kecil, dan ikan kecil,” ujarnya.
Proses migrasi yang dilakukan oleh hiu paus biasanya pada musim kemarau. Ikan tersebut akan hidup di daerah dangkal dengan kedalaman kurang dari 200 meter.
“Periode migrasinya itu pada Juli-Oktober atau pada Desember-Maret. Hiu paus juga akan menempati laut yang luas seperti Samudra Hindia ataupun Laut Jawa,” pungkasnya.
Sumber: kompas.com
