SMARTSURABAYA.COM – Surabaya Samator resmi memperkenalkan skuad yang akan tampil pada babak final four Proliga 2026. Kegiatan perkenalan tersebut digelar di Ruang Destination, Lantai 3, Novotel Samator Surabaya pada Rabu (1/4/2026).
Dalam kesempatan itu, tim memperkenalkan total 15 pemain yang akan didukung oleh tiga anggota tim kepelatihan untuk menghadapi fase krusial kompetisi. Salah satu hal yang cukup menarik perhatian adalah komposisi pemain asing dalam tim.
Dari total 15 pemain, Surabaya Samator hanya diperkuat satu pemain asing asal Kuba, Lyvan Taboada Diaz. Keputusan ini berbeda dengan dua tim lain di final four, yakni Jakarta LavAni Livin Transmedia dan Jakarta Bhayangkara Presisi, yang masing-masing menggunakan dua pemain asing.
Selain itu, komposisi tim Surabaya Samator musim ini didominasi oleh pemain-pemain muda. Manajer tim, Hadi Sampurno, menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang klub dalam melakukan regenerasi pemain.
“Kami kekeh pada satu komitmen untuk regenerasi dan pembinaan. Kami bisa saja mengambil pemain asing, tetapi itu akan mengurangi kuota untuk pemain lokal,” kata Hadi Sampurno pada media termasuk surya.co.id Rabu (1/4/2026).
Ia juga menambahkan, “Kami ingin regenerasi, membangkitkan kejayaan samator seperti sebelumnya. Sehingga kami hanya mengambil setter, agar bolanya bisa bagus diambil oleh temen-temen kami.”
Selain hanya mengandalkan satu pemain asing, Surabaya Samator juga tercatat hanya memiliki tiga pemain dengan pengalaman membela Timnas Indonesia. Selebihnya merupakan pemain muda, bahkan beberapa di antaranya masih berstatus pelajar, seperti siswa kelas 2 SMA.
“Baru tiga yang pernah timnas, lainnya masih junior. Bahkan, ada yang masih kelas 2 SMA. Jadi ini benar-benar sebagai regenerasi,” tegas Hadi Sampurno, menekankan fokus tim dalam pembinaan jangka panjang.
Namun demikian, komposisi pemain muda ini juga menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam aspek mental bertanding. Hadi mengakui bahwa para pemainnya akan menghadapi lawan-lawan yang secara pengalaman jauh lebih matang.
“Karena yang dilawan adalah senior semua. Begitu ada tekanan sedikit akan terasa jadi beban,” ucapnya, menggambarkan tantangan psikologis yang dihadapi timnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, tim berupaya meningkatkan kepercayaan diri pemain dengan memberikan pengalaman tambahan. Salah satunya melalui sesi latihan bersama pemain senior seperti Rivan Nurmulki serta menjalani laga uji coba melawan Jakarta Garuda Jaya.
“Kami coba beri tambahan mental sama jam terbang dengan bermain sama senior mereka. Harapannya, meningkatkan kualitas mental maupun pertandingannya,” jelas Hadi Sampurno.
Sejalan dengan misi regenerasi tersebut, manajemen juga tidak memberikan target prestasi khusus kepada tim pada musim ini. Fokus utama adalah memberikan kesempatan kepada pemain untuk berkembang tanpa tekanan berlebihan.
“Kami meminta pemain tampil lepas, tidak ada target. Hanya satu, main yang terbaik yang dimiliki, baik secara personal maupun tim,” ucapnya.
Ia juga menambahkan, “Jangan berpikir kalah menang, karena bola yang keras dan pelan sama-sama poin satu. Harapan saya, mereka main los tanpa beban dalam pertandingan.”
Kapten tim, Rama Faza Fauzan, mengakui bahwa tidak adanya target dari manajemen memberikan dampak positif terhadap performa pemain di lapangan.
“Pasti bisa lebih lepas, tapi untuk pemain pasti punya target pribadi. Kalau saya pribadi apapun caranya usaha dulu, selanjutnya lihat hasil seperti apa,” kata Rama Faza Fauzan.
Pada pekan pertama final four yang berlangsung pada 2–5 April 2026 di Jawapos Arena, Surabaya Samator dijadwalkan menjalani dua pertandingan penting.
Mereka akan menghadapi Jakarta Bhayangkara Presisi pada Kamis (2/4/2026) pukul 16.00 WIB, kemudian melawan Jakarta LavAni Livin Transmedia pada Minggu (5/4/2026) pukul 16.00 WIB.
Hasil yang diraih pada pekan pertama ini akan menjadi modal penting untuk menghadapi dua pekan berikutnya, yang akan digelar di GOR Sritex Solo pada 10–12 April 2026 dan di GOR Jatidiri Semarang pada 16–19 April 2026.
Nantinya, tim dengan performa terbaik dari tiga pekan final four akan melaju ke babak grand final yang dijadwalkan berlangsung di GOR Amongrogo Yogyakarta pada 21–26 April 2026.
Secara keseluruhan, langkah Surabaya Samator dalam mengedepankan regenerasi menunjukkan komitmen kuat dalam membangun tim berkelanjutan.
Meskipun tidak dibebani target tinggi pada musim ini, strategi tersebut diharapkan mampu melahirkan pemain-pemain berkualitas yang siap bersaing di level tertinggi pada masa mendatang, sekaligus mengembalikan kejayaan klub secara bertahap.
Sumber: SURYA.co.id
