Skip to content
Radio Smart Surabaya

Radio Smart Surabaya

Kanal Bisnis dan Ispirasi

  • Streaming
  • Internasional
  • Nasional
  • Bussines Today
  • Daerah
  • Healthy
  • Lifestyle
  • Radio Talkshow
  • Toggle search form
  • Wako Surabaya Apresiasi Pelaku Usaha, Serap 1.200 Tenaga Kerja Lokal Daerah
  • Rayakan Hari Kartini, Surabaya Gelar Pelatihan Olahraga Bertajuk Women Fight Back Daerah
  • DPRD Surabaya Turun Tangan Tangani Polemik Batas Wilayah RW 6 dan RW 8 di Bambe Daerah
  • Mahasiswi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya Ukir Prestasi di Kejuaraan Jujitsu SLC Cup 2026 Daerah
  • Revitalisasi Pasar Dipercepat, Pemkot Surabaya Benahi Fasilitas dan Tata Kelola Bussines Today
  • Eri Cahyadi Hadiri Pelantikan Ketua DPRD Surabaya Periode 2024-2029 Daerah
  • Baliho Film “Aku Harus Mati” Picu Kekhawatiran Kesehatan Mental di Indonesia Bussines Today
  • Pemkot Surabaya Tegas Tertibkan PKL yang Tutupi Saluran Drainase Daerah

Baru Sehari Kerja, ART di Surabaya Diduga Bawa Kabur Emas dan Uang Dolar Majikan

Posted on May 21, 2026 By Putri Anjelina No Comments on Baru Sehari Kerja, ART di Surabaya Diduga Bawa Kabur Emas dan Uang Dolar Majikan

SMARTSURABAYA.COM – Seorang asisten rumah tangga (ART) diduga membawa kabur emas batangan dan sejumlah uang dolar milik majikannya di kawasan Jalan Legundi, Kecamatan Genteng, Surabaya, Jawa Timur. Peristiwa tersebut disebut terjadi saat pelaku baru satu hari bekerja di rumah korban.

Korban bernama Diah Lesty (32) mengaku sangat terkejut setelah mengetahui emas batangan seberat 10 gram dan uang dolar yang disimpan sebagai tabungan keluarga hilang dari kamar pribadinya.

Akibat kejadian itu, korban diperkirakan mengalami kerugian lebih dari Rp30 juta. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian pada Senin, 20 April 2026, agar dapat segera ditindaklanjuti dan dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Izin Menjemput Anak, Pelaku Tidak KembaliDiah menjelaskan, pada hari pertama bekerja, ART tersebut sempat menjalankan pekerjaannya seperti biasa dengan membersihkan beberapa bagian rumah.

Namun sekitar pukul 10.00 WIB, perempuan itu tiba-tiba meminta izin keluar rumah dengan alasan ingin menjemput anaknya pulang sekolah.

Karena tidak merasa curiga, korban pun mengizinkan pelaku pergi sementara waktu. Namun setelah ditunggu cukup lama, perempuan tersebut tidak kembali lagi ke rumah.

“Jam 10 dia tiba-tiba izin mau menjemput anaknya. Nah, terus setelah itu dia enggak balik lagi,” ujar Diah saat ditemui SURYA.co.id di kediamannya, Rabu (20/5/2026).

Kecurigaan korban mulai muncul setelah nomor telepon pelaku tidak lagi bisa dihubungi, baik melalui sambungan telepon maupun aplikasi WhatsApp.

Korban Curiga Setelah Menelusuri Nomor Pelaku

Merasa ada hal yang janggal, Diah kemudian mencoba mencari informasi mengenai identitas pelaku melalui aplikasi Get Contact. Hasil pencarian itu justru membuat korban semakin terkejut.

Menurut pengakuannya, nomor telepon perempuan tersebut ternyata memiliki banyak label negatif dari pengguna lain yang menandainya sebagai pelaku penipuan.

Setelah mengetahui hal itu, korban langsung memeriksa kamar pribadinya yang biasa digunakan untuk menyimpan perhiasan dan uang tabungan keluarga.

“Uangnya dolar sih gitu itu saya juga belum hitung berapanya gitu. Tapi yang jelas ya emas itu yang paling kelihatan,” katanya.

Saat diperiksa bersama suaminya, emas batangan seberat 10 gram beserta sejumlah uang dolar memang sudah tidak berada di tempat penyimpanan.

Gelagat Pelaku Dinilai Mencurigakan

Diah menduga pelaku memanfaatkan situasi ketika dirinya sedang sibuk mengurus anak di ruang tengah rumah. Sebelum meminta izin keluar, ART tersebut diketahui sempat membersihkan area kamar korban yang menjadi lokasi penyimpanan barang berharga.

Korban mengaku baru menyadari adanya kejanggalan setelah pelaku tidak kembali dan sulit dihubungi. Ia kemudian mulai memeriksa kondisi rumah dan mengecek barang-barang miliknya.

“Nah, setelah saat itu akhirnya saya sadar terus cek-cek barang juga, dan ternyata memang ada yang hilang. Setelah kejadian saya langsung cek CCTV dan langsung lapor Polisi dan diproses juga hari itu,” ungkapnya.

Diah juga mengaku menemukan sejumlah kejanggalan selama pelaku bekerja di rumahnya:

  • Pelaku disebut selalu menutupi wajah menggunakan masker dan kacamata hitam saat bekerja
  • Pelaku menolak menunjukkan identitas KTP
  • Nomor pelat kendaraan motor diduga palsu
  • Kontak WhatsApp pelaku sulit dilacak setelah kabur.

“Dia kerja pakai ketutup semua, pakai kerudung, pakai kacamata dan pakai masker selama kerja gitu. Dan ternyata pelat nomor motornya juga palsu setelah diselidiki sama Polisi,” ujar Diah.

Korban menggambarkan pelaku sebagai perempuan bertubuh tambun, memiliki postur cukup tinggi, berkulit gelap, dan diperkirakan berusia sekitar 40 tahun. Menurutnya, perempuan tersebut juga mengenakan dua cincin mencolok di jari tangan kanan.

Polisi Masih Lakukan PenyelidikanKasus dugaan pencurian tersebut kini ditangani Polsek Genteng Polrestabes Surabaya. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.

Kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Vian Wijaya, membenarkan adanya laporan dari korban terkait kasus tersebut. “Masih penyelidikan, mohon waktu ya,” ujarnya saat dihubungi.

Korban berharap pelaku dapat segera ditangkap agar tidak kembali melakukan aksi serupa dan menimbulkan korban lain. Diah juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat merekrut pekerja rumah tangga, terutama yang diperoleh melalui media sosial atau tanpa proses identitas yang jelas.

“Harapannya sih buat yang mencari tenaga kerja lebih hati-hati aja dalam menyeleksi orang gitu, karena sekarang modus kejahatan itu macam-macam,” pungkasnya.

Sumber: Surya.co.id

Daerah, News Update, Ordinary News Tags:ART, Emas Batangan, Kasus Kriminal, Modus Kejahatan, Pencurian, Polsek Genteng, Surabaya, Uang Dolar

Post navigation

Previous Post: Persebaya Surabaya Bidik Posisi 4 Klasemen, Bernardo Tavares Tak Mau Remehkan Persik
Next Post: Kasus Haji Non-Prosedural Terungkap di Surabaya, 18 Orang Diamankan

Related Posts

  • DPRD Surabaya Turun Tangan Tangani Polemik Batas Wilayah RW 6 dan RW 8 di Bambe Daerah
  • Rayakan Hari Kartini, Surabaya Gelar Pelatihan Olahraga Bertajuk Women Fight Back Daerah
  • Tak Cukup USG, Dokter Ungkap Peran Pemeriksaan Fetomaternal Untuk Deteksi Dini Kelainan Janin Healthy
  • Pembangunan Infrastruktur Jadi Strategi Surabaya Tekan Angka Kemiskinan Daerah
  • Penertiban Angkot di Surabaya Picu Aksi Protes, Dishub Lakukan Mediasi Daerah
  • Surabaya Samator Perkenalkan 15 Pemain Jelang Final Four Proliga 2026 Daerah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Alamat Redaksi : Kupang Gunung Timur V Raya no 9A Surabaya

Alamat Studio : Lobby Area Tribun Pekanbaru Jalan Imam Munanadar No. 383 Pekanbaru Kontak Studio : 0811 757 1018

Kontak Kerjasama : Didin 0816-5451-719

  • Wako Surabaya Buka Hotline “Lapor Cak Eri” untuk Tampung Aduan Warga Daerah
  • Layanan Literasi Surabaya Diperkuat dengan Mobil Perpustakaan Listrik Baru Daerah
  • Voucher Parkir Resmi Berlaku di Tepi Jalan Umum Kota Surabaya Bussines Today
  • SITS Jadi Andalan Surabaya Wujudkan Kota Pintar Modern Daerah
  • Pemkot Surabaya Wisuda 824 Peserta Program Kemangi 2025 Daerah
  • Pemkot Surabaya Siapkan Rusunami Terjangkau untuk Gen Z Bussines Today
  • Peringati Hari Bumi, Pemkot Surabaya Ajak Perempuan Beralih ke Pembalut Ramah Lingkungan Daerah
  • Surabaya Samator Perkenalkan 15 Pemain Jelang Final Four Proliga 2026 Daerah

Copyright © 2026 Radio Smart Surabaya.

Powered by PressBook News WordPress theme

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by