SMARTSURABAYA.COM – PT PLN (Persero) melakukan pengecekan keandalan aliran listrik di empat kabupaten di Pulau Madura, Jawa Timur menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia 2026.
Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Madura Fahmi Fahresi di Pamekasan, Sabtu, mengatakan pengecekan keandalan listrik itu sebagai upaya untuk memperbaiki jaringan sekaligus sebagai bentuk persiapan menjelang pelaksanaan upacara serentak memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI.
“Konsolidasi lintas unit yang kami lakukan ini juga menjadi langkah penting untuk menjawab kebutuhan pelanggan di Madura. Dan semangat Kemerdekaan RI ini kami jadikan pijakan untuk menyelesaikan akar masalah kelistrikan di Madura. Kami memahami harapan masyarakat agar listrik tetap stabil dan andal,” kata Fahmi.
Ia menambahkan, keterlibatan jajaran PLN dari pusat hingga unit teknis menunjukkan komitmen bersama memperkuat sistem kelistrikan Madura. Percepatan pembangunan infrastruktur dan rekayasa beban di jalur Bangkalan-Sampang akan terus dilakukan agar kebutuhan listrik masyarakat dan industri tetap terpenuhi.
Fahmi lebih lanjut menjelaskan, pertumbuhan konsumsi listrik di Madura tercatat rata-rata 7 persen setiap tahun sepanjang 2023 hingga 2026. Beban puncak bahkan mencapai 378 megawatt (MW) yang disalurkan melalui jalur kabel laut Suramadu.
Kondisi itu membuat jaringan transmisi SUTT 150 kilovolt (kV) Bangkalan-Sampang mengalami pembebanan lebih dari 100 persen saat jam beban puncak.
Kondisi tersebut dipengaruhi tertundanya sejumlah pembangkit serta penyelesaian jaringan transmisi baru.
“Karena itu pula, PLN menyiapkan sejumlah langkah teknis untuk menjaga pasokan listrik tetap aman dan andal. Mitigasi juga dilakukan untuk menghadapi pertumbuhan kebutuhan listrik sekaligus mendukung agenda nasional pada tahun-tahun mendatang,” katanya.
Sumber: antarajatim
