Skip to content
Radio Smart Surabaya

Radio Smart Surabaya

Kanal Bisnis dan Ispirasi

  • Streaming
  • Internasional
  • Nasional
  • Bussines Today
  • Daerah
  • Healthy
  • Lifestyle
  • Radio Talkshow
  • Toggle search form
  • Kadin Surabaya Resmi Dilantik, Siap Perkuat UMKM dan Dongkrak Ekonomi Kota Bussines Today
  • Breeding Satwa Sukses, Populasi Komodo Kebun Binatang Surabaya Lampaui 50 Ekor Daerah
  • Pemkot Surabaya Wisuda 824 Peserta Program Kemangi 2025 Daerah
  • Dukung Penggunaan Kendaraan Listrik, Pemkot Surabaya Tambah Fasilitas SPKLU Bussines Today
  • Eri Cahyadi Hadiri Pelantikan Ketua DPRD Surabaya Periode 2024-2029 Daerah
  • Voucher Parkir Ber-QR Code, Upaya Surabaya Tingkatkan Akuntabilitas Bussines Today
  • Eri Cahyadi Gandeng Prof. Mia Amiati Perkuat Transparansi dan Cegah Korupsi di Surabaya Daerah
  • Pemkot Surabaya Tegas Tertibkan PKL yang Tutupi Saluran Drainase Daerah

Imunisasi Campak di Surabaya Diperkuat, Dinkes Pastikan Penanganan KIPI Gratis

Posted on May 7, 2026 By Putri Anjelina No Comments on Imunisasi Campak di Surabaya Diperkuat, Dinkes Pastikan Penanganan KIPI Gratis

SMARTSURABAYA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat pelaksanaan imunisasi campak sebagai langkah nyata dalam melindungi anak-anak dari risiko penyakit menular yang berbahaya.

Upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi bersama Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani, guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya imunisasi sejak usia dini.

Dalam rangka mendukung program tersebut, Bunda Rini turun langsung meninjau kegiatan imunisasi di Pos PAUD Terpadu (PPT) Melati, Jalan Kejawan Lor, Kelurahan Kenjeran, Kecamatan Bulak, pada Rabu (6/5/2026) pagi.

Peninjauan ini difokuskan pada wilayah yang tingkat cakupan imunisasinya masih tergolong rendah, sehingga diperlukan pendekatan lebih intensif kepada para orang tua agar semakin yakin membawa anak mereka untuk imunisasi.

Selain dilaksanakan di PPT Melati, layanan imunisasi campak juga digelar secara serentak di 153 kelurahan dan 31 kecamatan di seluruh Kota Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Rini menyampaikan bahwa tantangan terbesar dalam pelaksanaan imunisasi campak, khususnya untuk anak usia 3 hingga 4 tahun di tingkat PPT, bukan berasal dari anak-anak itu sendiri, melainkan dari rasa khawatir berlebihan yang dialami sebagian orang tua.

Menurutnya, kondisi tersebut sering memengaruhi psikologis anak sehingga menjadi takut saat hendak diimunisasi.

“Kami melakukan pendekatan secara manusiawi dan psikologis. Kadang kendalanya adalah ibunya yang lebih heboh atau takut dibanding anaknya, sehingga anak ikut tidak tenang. Kami hadir untuk meyakinkan bahwa imunisasi ini adalah langkah preventif agar anak-anak terhindar dari penyakit yang tidak terduga,” ujar Bunda Rini.

Ia juga mengingatkan para ibu agar lebih disiplin memeriksa buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) berwarna merah muda yang berfungsi sebagai panduan jadwal imunisasi dasar anak.

Menurutnya, buku tersebut sangat penting untuk memastikan seluruh tahapan imunisasi terpenuhi sesuai jadwal. Bahkan, Bunda Rini menyarankan para orang tua memanfaatkan alarm di telepon genggam sebagai pengingat agar tidak melewatkan jadwal imunisasi anak.

“Jangan sampai karena kesibukan rumah tangga, hak anak untuk mendapatkan kekebalan tubuh jadi terabaikan,” tegasnya.

Bunda Rini menjelaskan bahwa penguatan imunisasi campak menjadi sangat penting karena terdapat laporan kasus kematian anak akibat komplikasi campak di sejumlah wilayah lain.

Ia menilai, masih banyak masyarakat yang menganggap campak sebagai penyakit biasa seperti cacar ringan, padahal jika tidak dicegah dan ditangani dengan baik, penyakit tersebut dapat menimbulkan komplikasi serius hingga mengancam nyawa anak.

“Ada informasi dari Dinas Kesehatan bahwa terdapat 17 kasus meninggal dunia (di wilayah lain). Ini membuktikan bahwa dampak campak bisa sangat berbahaya jika tidak diantisipasi sejak dini,” ungkapnya.

Karena itu, ia mengimbau para ibu di Kota Surabaya yang memiliki anak balita dan belum melengkapi imunisasi campak maupun imunisasi dasar lainnya agar segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.

Menurutnya, imunisasi merupakan bentuk perlindungan awal yang sangat penting untuk menjaga kesehatan serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal di masa depan.

“Saya menitipkan pesan kepada mama-mama bahwa imunisasi apapun itu penting sebagai upaya preventif untuk mencegah anak-anak terkena penyakit, yang bisa menganggu tumbuh kembangnya di masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, mengungkapkan bahwa hingga awal Mei 2026, capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di Kota Surabaya telah mencapai 37,23 persen.

Angka tersebut setara dengan sekitar 11.446 anak dari total target tahunan sebanyak 30.797 anak yang ditetapkan hingga Desember 2026 mendatang. Menurut dr. Billy, secara keseluruhan capaian tersebut masih berada dalam jalur target yang telah ditentukan setiap bulan.

Namun demikian, pihaknya masih menghadapi sejumlah tantangan di lapangan, terutama tingginya mobilitas masyarakat di beberapa wilayah Surabaya bagian utara. Kondisi itu menyebabkan sebagian sasaran imunisasi tidak berada di tempat saat jadwal pelaksanaan berlangsung.

“Secara data, progres kita sudah sesuai target bulanan. Namun, tantangan utama kami adalah tingginya mobilisasi warga, terutama di wilayah utara yang sering bepergian ke luar kota, sehingga terkadang ada sasaran yang tidak hadir saat hari pelaksanaan,” jelas dr. Billy.

Terkait adanya kekhawatiran masyarakat mengenai Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), dr. Billy menegaskan bahwa Pemkot Surabaya telah menyiapkan langkah penanganan cepat dan seluruh layanan tersebut diberikan secara gratis.

Ia meminta masyarakat tidak menjadikan KIPI sebagai alasan untuk menolak imunisasi, karena manfaat perlindungan yang diberikan jauh lebih besar dibandingkan risiko efek samping ringan yang mungkin muncul.

“Jika ada reaksi pasca imunisasi, segera lapor. Petugas kami akan langsung menangani secara gratis. Jangan jadikan KIPI sebagai alasan untuk tidak mengimunisasikan anak, karena manfaat proteksinya jauh lebih besar,” pungkasnya.

Melalui penguatan imunisasi campak ini, Pemkot Surabaya berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi dasar anak semakin meningkat. Dengan cakupan imunisasi yang merata dan lengkap, diharapkan anak-anak di Kota Pahlawan dapat tumbuh lebih sehat, terlindungi dari penyakit menular berbahaya, serta memiliki kualitas kesehatan yang lebih baik di masa mendatang.

Sumber: Surabaya.go.id

Daerah, Healthy, News Update, Ordinary News

Post navigation

Previous Post: Pemkot Surabaya Perkuat Ekosistem Budaya Lewat Transformasi Dewan Kesenian
Next Post: Dukung Penggunaan Kendaraan Listrik, Pemkot Surabaya Tambah Fasilitas SPKLU

Related Posts

  • Cegah PMK dan LSD, Surabaya Wajibkan Hewan Kurban Bersertifikat Sehat Daerah
  • Voucher Parkir Resmi Berlaku di Tepi Jalan Umum Kota Surabaya Bussines Today
  • Surabaya Matangkan Persiapan Porprov Jatim 2027, Targetkan 250 Medali Emas Daerah
  • SITS Jadi Andalan Surabaya Wujudkan Kota Pintar Modern Daerah
  • Harga Sampah Plastik Melonjak, DLH Surabaya Ajak Masyarakat Raup Cuan Bussines Today
  • Eri Cahyadi Sidak Ke Ketintang, Siapkan Rekayasa Aliran Air Atasi Banjir Daerah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Alamat Redaksi : Kupang Gunung Timur V Raya no 9A Surabaya

Alamat Studio : Lobby Area Tribun Pekanbaru Jalan Imam Munanadar No. 383 Pekanbaru Kontak Studio : 0811 757 1018

Kontak Kerjasama : Didin 0816-5451-719

  • Balai Pemuda hingga Taman Kota Siap Jadi Ruang Ekspresi Seniman Surabaya Daerah
  • Modus Pinjam Motor untuk Beli Makan, Pemuda di Surabaya Bawa Kabur NMax Temannya Daerah
  • Momentum Hari Otoda 2026, Surabaya Dorong Efisiensi Anggaran dan Inovasi Digital Daerah
  • Dari Tandus Jadi Modern, Kondisi Terbaru Lapangan Rangkah Surabaya Disambut Antusias Warga Daerah
  • Bagi Warga Yang Belum Verifikasi DTSEN, Pemkot Surabaya Terapkan Sanksi Administratif Daerah
  • Mahasiswi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya Ukir Prestasi di Kejuaraan Jujitsu SLC Cup 2026 Daerah
  • Pemkot Surabaya Siapkan Rusunami Terjangkau untuk Gen Z Bussines Today
  • Pemkot Surabaya Rencanakan Perluasan Titik dan Durasi Car Free Day Daerah

Copyright © 2026 Radio Smart Surabaya.

Powered by PressBook News WordPress theme

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by