Skip to content
Radio Smart Surabaya

Radio Smart Surabaya

Kanal Bisnis dan Ispirasi

  • Streaming
  • Internasional
  • Nasional
  • Bussines Today
  • Daerah
  • Healthy
  • Lifestyle
  • Radio Talkshow
  • Toggle search form
  • Data Kependudukan Bermasalah, Pemkot Surabaya Tertibkan KK Nonaktif Daerah
  • Wako Surabaya Apresiasi Pelaku Usaha, Serap 1.200 Tenaga Kerja Lokal Daerah
  • Digitalisasi Parkir Diterapkan, 600 Jukir Surabaya Terancam Dicabut Izin Bussines Today
  • Menata Kota Tanpa Abaikan Aspek Sosial, Tantangan Surabaya Wujudkan Kota Dunia Daerah
  • Teriakan Minta Tolong Pecah Pada Dini Hari, Juragan Toko Emas di Surabaya Dirampok Daerah
  • Layanan Literasi Surabaya Diperkuat dengan Mobil Perpustakaan Listrik Baru Daerah
  • Prioritas Warga Lokal, Pemkot Surabaya Perluas Akses Kerja dan Ekspor Bussines Today
  • Pemkot Surabaya Buka Seleksi 5 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Secara Terbuka Daerah

Rumah Pompa dan Saluran Air Diperiksa, Upaya Pengendalian Banjir di Surabaya Makin Intensif

Posted on May 6, 2026 By Putri Anjelina No Comments on Rumah Pompa dan Saluran Air Diperiksa, Upaya Pengendalian Banjir di Surabaya Makin Intensif

SMARTSURABAYA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengintensifkan langkah-langkah strategis dalam upaya pengendalian banjir, khususnya di kawasan Surabaya bagian selatan yang selama ini dikenal rawan genangan.

Upaya tersebut difokuskan pada penguatan integrasi sistem drainase antarwilayah serta penataan elevasi atau ketinggian saluran air, sehingga aliran air dapat bergerak lebih lancar, terarah, dan optimal tanpa hambatan yang berarti.

Untuk memastikan bahwa rencana tersebut berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik krusial pada Senin (4/5/2026).

Adapun lokasi yang menjadi fokus kunjungan meliputi Rumah Pompa di Jalan Ahmad Yani, kawasan Jalan Gayungsari Barat, hingga Rumah Pompa Nanggala yang berada di wilayah Dukuh Menanggal. Peninjauan ini dilakukan guna melihat secara langsung kondisi lapangan sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala teknis yang masih terjadi.

Selain meninjau rumah pompa, ia juga melakukan pengecekan terhadap sejumlah saluran air yang memiliki keterkaitan langsung dengan sistem Rumah Pompa Ahmad Yani. Beberapa di antaranya berada di Jalan Raya Jemursari, Jalan Raya Kendangsari, serta Jalan Raya Tenggilis Mejoyo.

Saluran-saluran ini menjadi bagian penting dalam sistem drainase terpadu yang dirancang untuk mengalirkan air secara efektif dari satu kawasan ke kawasan lainnya. Dalam setiap titik peninjauan, Wali Kota Eri memberikan arahan secara langsung kepada jajaran Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), serta para camat dan lurah setempat.

Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa konektivitas antar saluran benar-benar berfungsi secara maksimal, tidak terputus, dan mampu mendukung sistem aliran air secara menyeluruh.

Koordinasi lintas wilayah dinilai menjadi kunci utama dalam menyelesaikan persoalan banjir yang kompleks. Ia menegaskan bahwa permasalahan banjir tidak semata-mata disebabkan oleh kapasitas saluran yang kurang memadai, tetapi juga karena belum terbangunnya integrasi yang baik antar jaringan aliran air di berbagai wilayah.

Oleh sebab itu, pendekatan yang dilakukan saat ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada evaluasi menyeluruh terhadap sistem yang sudah ada agar dapat bekerja secara terpadu.

“Jadi hari ini kita meng-connectkan, mengoreksi, bagaimana satu area itu ter-connect dengan area lainnya,” ujar Wali Kota Eri usai peninjauan.

Ia menjelaskan bahwa konektivitas antar saluran harus dirancang secara komprehensif, khususnya di wilayah Surabaya selatan yang meliputi kawasan Gayungsari, Ahmad Yani, hingga terhubung ke Jalan Prapen, Tenggilis Mejoyo, dan Panjang Jiwo.

Hal ini menjadi penting karena jarak aliran air menuju hulu di Avur Wonorejo tergolong cukup jauh, sehingga memerlukan sistem yang benar-benar terintegrasi agar air dapat mengalir dengan efisien.

“Karena seperti saya sampaikan (jarak ke) Avur Wonorejo itu jauh sekali. Mulai dari Karah ketemunya sampai setelah (RS) UBAYA (Tenggilis Mejoyo),” jelasnya.

Selain aspek konektivitas, peninjauan tersebut juga menitikberatkan pada penataan elevasi saluran yang dinilai menjadi salah satu faktor utama penyebab terhambatnya aliran air. Wali Kota Eri menemukan adanya perbedaan ketinggian pada beberapa titik saluran, yang menyebabkan air tidak dapat mengalir secara optimal meskipun infrastruktur saluran sebenarnya sudah tersedia.

“Yang kedua kita memastikan semua elevasi. Elevasinya kita tata, karena tadi semua saluran sudah ada, tetapi ada beberapa elevasi yang dia tidak sama atau lebih tinggi,” paparnya.

Sebagai ilustrasi, ia mengungkapkan kondisi di wilayah Dukuh Menanggal yang salurannya tampak kering, sementara di kawasan Gayungsari masih terdapat genangan air. Perbedaan kondisi ini disebabkan oleh ketidaksamaan elevasi, sehingga aliran air tidak dapat bergerak menuju titik yang seharusnya.

“Sehingga kalau kita melihat, saluran (Dukuh) Menanggal itu kering, tapi saluran yang ada di Gayungsari dia ada airnya,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa secara sistem, air seharusnya dapat mengalir menuju saluran di Dukuh Menanggal, kemudian dipompa melalui Rumah Pompa Menanggal dan dibuang ke Kali Perbatasan Surabaya-Sidoarjo. Oleh karena itu, penyesuaian elevasi menjadi langkah krusial untuk memastikan sistem drainase dapat bekerja sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat.

“Padahal airnya itu seharusnya dibuang ke saluran Menanggal, yang ditarik di Rumah Pompa Menanggal, dibuang di Kali Perbatasan. Maka semua elevasi kita samakan,” katanya.

Melalui rangkaian peninjauan ini, Wali Kota Eri berharap seluruh perangkat wilayah, mulai dari lurah, camat, hingga kepala dinas terkait, dapat memahami secara menyeluruh arah dan pola aliran air di wilayah masing-masing. Pemahaman ini diharapkan menjadi dasar dalam menyusun perencanaan pembangunan ke depan agar lebih terarah, sistematis, dan terintegrasi.

“Jadi dengan perencanaan hari ini, saya berharap semua lurah, camat, dan teman-teman sudah bisa mengetahui aliran air itu ke mana. Sehingga ke depan ketika melakukan perencanaan pembangunan ini sudah terkoneksi,” pungkasnya.

Upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya ini menunjukkan pendekatan yang semakin komprehensif dalam menangani persoalan banjir, tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga pada integrasi sistem dan perbaikan teknis seperti elevasi saluran.

Dengan langkah yang terencana dan kolaborasi lintas wilayah yang kuat, diharapkan permasalahan banjir di Surabaya, khususnya di kawasan selatan, dapat ditekan secara signifikan dan berkelanjutan di masa mendatang.

Sumber: Surabaya.go.id

Daerah Tags:Banjir Surabaya, Drainase Kota, DSDABM, Eri Cahyadi, Infrastruktur Air, Pemkot Surabaya, Penataan Elevasi, Pengendalian Banjir, Rumah Pompa, Saluran Air, Surabaya Selatan

Post navigation

Previous Post: HJKS 2026 Angkat Pariwisata Surabaya, Kunjungan Wisata Diprediksi Melonjak Tajam
Next Post: Tiga Kloter Haji Surabaya Resmi Diberangkatkan, Pelayanan Dinilai Makin Efisien

Related Posts

  • Penataan BUMD Surabaya Ditekankan untuk Tingkatkan Pelayanan Publik Bussines Today
  • Pemkot Surabaya Perkuat Pengelolaan Fasilitas Umum Lewat Penyerahan PSU Daerah
  • Fasad Toko Nam Segera Dirobohkan, Tak Lagi Berstatus Cagar Budaya di Surabaya Daerah
  • Dispendik Surabaya Diminta Permudah Laporan Guru Lewat Digitalisasi Daerah
  • Fokus Bangun SDM dan Gotong Royong, Cak Eri Paparkan Konsep Kepemimpinan Humanis Daerah
  • Eri Cahyadi Sidak Ke Ketintang, Siapkan Rekayasa Aliran Air Atasi Banjir Daerah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Alamat Redaksi : Kupang Gunung Timur V Raya no 9A Surabaya

Alamat Studio : Lobby Area Tribun Pekanbaru Jalan Imam Munanadar No. 383 Pekanbaru Kontak Studio : 0811 757 1018

Kontak Kerjasama : Didin 0816-5451-719

  • Tantangan Akses Kesehatan di Indonesia, Distribusi Obat Jadi Sorotan Healthy
  • Fasad Toko Nam Segera Dirobohkan, Tak Lagi Berstatus Cagar Budaya di Surabaya Daerah
  • Pemkot Surabaya Wisuda 824 Peserta Program Kemangi 2025 Daerah
  • Pemkot Surabaya Perkuat Ekosistem Budaya Lewat Transformasi Dewan Kesenian Daerah
  • Lima Siswa Dirawat Usai Diduga Keracunan MBG, Pemkot Surabaya Lakukan Investigasi Daerah
  • Voucher Parkir Ber-QR Code, Upaya Surabaya Tingkatkan Akuntabilitas Bussines Today
  • Tren Berbahaya Minum Oli Disorot, Ahli Sebut Setara Racun Industri Healthy
  • Kampung Pancasila Banjarsugihan Jadi Bukti Nyata Kolaborasi Sosial di Surabaya Bussines Today

Copyright © 2026 Radio Smart Surabaya.

Powered by PressBook News WordPress theme

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by