Skip to content
Radio Smart Surabaya

Radio Smart Surabaya

Kanal Bisnis dan Ispirasi

  • Streaming
  • Internasional
  • Nasional
  • Bussines Today
  • Daerah
  • Healthy
  • Lifestyle
  • Radio Talkshow
  • Toggle search form
  • Baliho Film “Aku Harus Mati” Picu Kekhawatiran Kesehatan Mental di Indonesia Bussines Today
  • Ribuan Siswa Surabaya Ikuti TKA SMP 2026 dengan Pengawasan Ketat Daerah
  • Gerobak Sampah Dilarang Parkir di TPS, DLH Surabaya Ambil Tindakan Tegas Daerah
  • Pemkot Surabaya Gencarkan Pasar Murah Pasca Lebaran 2026, Harga Sembako Ditekan – Akses Warga Diperluas Uncategorized
  • Surabaya Samator Perkenalkan 15 Pemain Jelang Final Four Proliga 2026 Daerah
  • Wako Surabaya Targetkan Pasar Kayoon Jadi Destinasi Wisata Batu Permata Bussines Today
  • Pengawasan Kota Surabaya Diperkuat, Targetkan Penambahan CCTV di TPS dan Pedestrian Daerah
  • Pemkot Surabaya Gandeng PJS, Percepat Integrasi Sistem Parkir Digital Daerah

Kick Off Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Surabaya Perkuat Basis Data untuk Kebijakan Tepat Sasaran

Posted on April 27, 2026 By Putri Anjelina No Comments on Kick Off Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Surabaya Perkuat Basis Data untuk Kebijakan Tepat Sasaran

SMARTSURABAYA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Surabaya secara resmi memulai kegiatan Kick Off Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) tahun 2026 dengan mengusung tema “Statistik Berkualitas untuk Intervensi yang Akurat, Tepat, dan Berdampak Nyata”.

Kegiatan ini diselenggarakan di Ruang Praban, Lantai 3 Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Surabaya. Pelaksanaan acara ini menjadi langkah awal dalam memperkuat komitmen pemerintah terhadap pentingnya pemanfaatan data statistik yang berkualitas dalam proses perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan.

Program pencanangan sekaligus sosialisasi Kelurahan Cantik ini difokuskan pada upaya peningkatan literasi statistik di tingkat kelurahan. Tujuan utamanya adalah agar setiap perangkat kelurahan memiliki kemampuan dalam memahami, mengelola, serta memanfaatkan data secara optimal.

Dengan demikian, perencanaan pembangunan yang dilakukan dapat berbasis pada data yang akurat, tepat sasaran, serta berkelanjutan dalam jangka panjang.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, menjelaskan bahwa program Kelurahan Cantik merupakan inisiatif berkelanjutan yang telah dijalankan sejak tahun 2023.

Memasuki tahun keempat pelaksanaannya, program ini diharapkan dapat diperluas cakupannya melalui proses replikasi di seluruh wilayah kelurahan di Kota Surabaya agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.

“Pada tahun ini terdapat empat kelurahan yang menjadi percontohan. Namun, dengan total 153 kelurahan di Surabaya, diharapkan wilayah lain dapat segera mereplikasi program ini agar tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk menjangkau seluruh wilayah,” ujar Syamsul.

Ia juga menambahkan bahwa karakteristik Kota Surabaya yang dinamis dan terus berkembang menuntut adanya sistem pengelolaan data yang selalu diperbarui dan adaptif. Sebelumnya, kegiatan pendataan telah dilakukan melalui program SDGs Desa, namun dalam pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait proses validasi data yang belum optimal.

“Pendataan sebelumnya lebih berfokus pada pengumpulan dan input data tanpa validasi mendalam, sehingga kerap muncul anomali. Karenanya, kehadiran agen statistik kini menjadi krusial untuk memastikan kualitas data sebelum masuk ke sistem,” jelasnya.

Syamsul menegaskan bahwa akurasi dan validitas data merupakan fondasi utama dalam menentukan arah kebijakan dan intervensi pemerintah. Hal ini menjadi semakin penting mengingat dinamika kehidupan masyarakat yang terus berubah, baik dari sisi demografi seperti kelahiran dan kematian, maupun mobilitas penduduk yang tinggi.

“Data yang tervalidasi akan memastikan setiap intervensi tepat sasaran, dengan kelurahan dan kecamatan sebagai ujung tombak pelaksanaannya,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Surabaya juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh BPS Surabaya dalam menyukseskan program Kelurahan Cantik.

Pada tahun 2026, Kota Surabaya menargetkan untuk dapat meraih predikat Kelurahan Cantik terbaik di tingkat nasional sebagai bentuk pengakuan atas kualitas pengelolaan data statistik di tingkat lokal.

“Semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor sejak 2023 menjadi kekuatan utama dalam mendorong kemajuan kota,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BPS Surabaya, Arrief Chandra Setiawan, menyampaikan bahwa program Kelurahan Cantik sejalan dengan Agenda Pembangunan dalam RPJMN 2025–2029, khususnya dalam upaya menjadikan kawasan perkotaan dan perdesaan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Pertumbuhan ekonomi juga menjadi salah satu visi utama Wali Kota Surabaya. Program ini diharapkan mampu mendorong pembangunan kota yang lebih progresif,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa program ini mendukung prioritas nasional dalam meningkatkan produktivitas masyarakat melalui pembangunan yang dimulai dari tingkat paling bawah. Langkah ini diharapkan mampu mendorong pemerataan ekonomi sekaligus mempercepat upaya pengentasan kemiskinan secara lebih efektif.

“Penggunaan data berkualitas menjadi landasan utama dalam perencanaan pembangunan agar kebijakan tetap terukur dan tepat sasaran,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut dari program ini, hasil pendataan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) direncanakan akan mulai didistribusikan pada awal Mei 2026.

Data tersebut akan menyajikan klasifikasi tingkat kesejahteraan masyarakat secara rinci berbasis desil, sehingga dapat digunakan sebagai dasar dalam merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Program Kelurahan Cantik tahun ini berfokus pada pengentasan kemiskinan melalui integrasi data DTSEN dan data BPS untuk memperbarui data awal pemerintah,” terangnya.

Pada tahun 2026, Kecamatan Kenjeran bersama empat kelurahan terpilih, yaitu Tambak Wedi, Tanah Kali Kedinding, Bulak Banteng, dan Sidotopo Wetan, ditetapkan sebagai wilayah percontohan (pilot project) dalam pemutakhiran data.

Penetapan ini dilakukan untuk memastikan bahwa proses implementasi program dapat berjalan secara optimal sebelum diperluas ke wilayah lain.

“Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur dalam mengolah dan menganalisis data secara mandiri, tidak sekadar mengirimkan data mentah,” tambahnya.

Program Kelurahan Cantik juga diperkuat dengan adanya pendampingan dari kalangan akademisi, salah satunya melalui kerja sama dengan Telkom University Surabaya.

Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan standar pengelolaan data statistik di tingkat kelurahan agar lebih sistematis, terstruktur, dan sesuai dengan kaidah ilmiah. Selain itu, pembentukan agen statistik di setiap kelurahan diharapkan mampu meningkatkan pemahaman aparatur terhadap pentingnya data dalam pembangunan.

Peran agen statistik ini juga sangat penting dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilakukan secara masif melalui pendataan langsung kepada masyarakat.

“Targetnya tidak hanya membentuk agen statistik, tetapi juga meraih predikat Kelurahan Cantik tingkat nasional. Surabaya sebelumnya telah masuk 10 besar tingkat provinsi dan 25 besar nasional pada 2025,” paparnya.

Hasil dari proses pembinaan dan pendampingan nantinya akan dituangkan dalam bentuk buku monografi kelurahan, serta diintegrasikan ke dalam situs resmi masing-masing kelurahan.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa data yang dihasilkan dapat diakses, dimanfaatkan, dan diperbarui secara berkelanjutan. Peran perangkat daerah (PD) juga dinilai sangat penting dalam mendukung keberhasilan program ini melalui pelaksanaan intervensi berbasis data.

Beberapa instansi seperti Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) akan fokus pada penurunan angka pengangguran, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pada perbaikan sanitasi dan rumah layak huni, serta Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam memastikan validasi layanan dasar masyarakat.

“Empat kelurahan yang menjadi fokus saat ini membutuhkan intervensi prioritas di bidang perumahan, sanitasi, pendidikan, dan ketenagakerjaan berdasarkan data DTSEN,” pungkasnya.

Program Kelurahan Cantik 2026 menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data di tingkat lokal.

Melalui kolaborasi lintas sektor, peningkatan kapasitas aparatur, serta pemanfaatan data yang akurat dan terintegrasi, diharapkan pembangunan di Kota Surabaya dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Sumber: Surabaya.go.id

Daerah, News Update Tags:BPS Surabaya, Data Statistik, DTSEN, Intervensi Tepat Sasaran, Kelurahan Cantik, Literasi Statistik, Pembangunan Berbasis Data, Pemkot Surabaya, Pengentasan Kemiskinan, Program Pemerintah, Surabaya

Post navigation

Previous Post: Satu Data Satu Peta, Langkah Surabaya Wujudkan Kesehatan Berbasis Data
Next Post: Momentum Hari Otoda 2026, Surabaya Dorong Efisiensi Anggaran dan Inovasi Digital

Related Posts

  • IDAI Ingatkan Bahaya Timbal yang Mengancam Kesehatan Anak Secara Diam-Diam Healthy
  • WFH Kembali Disorot, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Fisik dan Mental Bussines Today
  • WFH ASN Setiap Jumat, Pemkot Surabaya Pastikan Kinerja Tetap Optimal Daerah
  • Wako Surabaya Apresiasi Pelaku Usaha, Serap 1.200 Tenaga Kerja Lokal Daerah
  • Mahasiswi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya Ukir Prestasi di Kejuaraan Jujitsu SLC Cup 2026 Daerah
  • Digitalisasi Parkir Diterapkan, 600 Jukir Surabaya Terancam Dicabut Izin Bussines Today

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Alamat Redaksi : Kupang Gunung Timur V Raya no 9A Surabaya

Alamat Studio : Lobby Area Tribun Pekanbaru Jalan Imam Munanadar No. 383 Pekanbaru Kontak Studio : 0811 757 1018

Kontak Kerjasama : Didin 0816-5451-719

  • Momentum Hari Otoda 2026, Surabaya Dorong Efisiensi Anggaran dan Inovasi Digital Daerah
  • Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Perkuat Sistem Drainase dan Rumah Pompa untuk Atasi Banjir Daerah
  • Pemkot Surabaya Rotasi 78 Pejabat, Dorong Kinerja Lebih Optimal Daerah
  • Gejala TBC Kerap Diabaikan, Padahal Sama Berbahayanya dengan COVID-19 Healthy
  • Voucher Parkir Ber-QR Code, Upaya Surabaya Tingkatkan Akuntabilitas Bussines Today
  • Harga Plastik Naik hingga 60 Persen, Pemkot Surabaya Lakukan Pendampingan UMKM Bussines Today
  • WFH Kembali Disorot, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Fisik dan Mental Bussines Today
  • Bagi Warga Yang Belum Verifikasi DTSEN, Pemkot Surabaya Terapkan Sanksi Administratif Daerah

Copyright © 2026 Radio Smart Surabaya.

Powered by PressBook News WordPress theme

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by